EXIT "Jangan Lupa Klik Like/Suka ya..!!! Biar Selalu Mendapatkan Info Terbaru"
Design by : Pendidikan & Teknologi
Google Analystic
VISIT ACEH 2017 - WELCOME TO MY VILLAGE "ALUE CAPLI"

Minggu, 09 April 2017

MEMANDANG WAJAH ULAMA ADALAH IBADAH

Pernahkah antum memandang wajah teduh para ulama adakalanya dalam suatu agenda acara seperti pengajian atawa dalam suatu kesempatan lain seperti pada saat bersilaturrahim ke rumah ulama? Jika antum pernah, mari kita simak kutipan dari Ceramah :

Habib Ahmad Jamal bin Thaha Baagil (Pimpinan Majlis Ta'lim Ar-Ridwan, Malang) tentang Memandang Wajah Ulama adalah Ibadah.

Tersebutlah suatu kaum yang daerah tempat tinggal mereka tidak turun hujan hingga bertahun-tahun lamanya. Mereka sudah hampir mati kekeringan. Shalat Istisqa' pun telah dilakukan berkali-kali, akan tetapi jangankan turun hujan, awan gelap tetap tidak kunjung nampak.

Kemudian ada seorang yang dianggap awam, memasuki daerah tersebut dan berkata, "Wahai para hadirin. Apa yang kalian lakukan?"
"Shalat Istisqa'. Minta hujan," jawab mereka serentak.
"Bolehkah saya membantu berdo'a agar hujan turun di tanah kita?" pinta orang yang dianggap awam barusan.

"Lhaa, orang satu desa sudah do'a dan istisqa' belum juga turun hujan, kok kamu berani nantang turun hujan?" sahut warga kepada orang awam itu.
"Mungkin doa saya akan diterima oleh Allah," tawarnya lagi kepada warga.
"Ya sudah kalau begitu, silahkanlah berdo'a," jawab warga.
Kemudian orang asing tersebut mengangkat tangannya ke langit seraya berdo'a, "Ya Allah, berkat apa yang ada di mataku ini, tolong turunkan untuk mereka hujan ya Allah." Tidak lebih dari 10 menitan langit terlihat mendung. Tidak sampai setengah jam kemudian turunlah hujan.
Mereka pun bertanya karena penasaran, "Apa do'a yang kau ucapkan, lantas hujan langsung turun membasahi tanah kita?"

"Saya hanya tawassul dengan amal saya," jawab orang awam tadi kepada warga.
"Apa gerangan amalan yang ada di matamu?" tanya warga kepada pemuda tadi.
"Saya hanya bertawasul dengan mata saya yang pernah memandang seorang wali dan ulama, bernama Abu Yazid al-Busthami," jawab pemuda tadi.

Memandang wajah seorang alim ulama adalah ibadah. Ini merupakan salah satu kemuliaan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang berilmu. Berdo'a agar keinginan dikabulkan oleh Allah melalui tawassul dengan amal, dalilnya tentu sudah kita ketahui. Karena haditsnya shahih dan masyhur. Yaitu hadits tiga orang yang terperangkap di dalam gua.
Dikutip dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat!!

Kunjungi Juga Kami di :
Facebook - Youtube - Website & Teuku Abhie

Semoga Ilmu ini Bisa Memberi Manfaat Kepada Para Pembaca Semua
Wassalam

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Pendidikan dan Teknologi | Design by Aneuk Alue Capli | Dan Aneuk Kota Langsa